
from : Dino Adhitya on facebook
Selengkapnya...
Senin, November 16, 2009
Selasa, Juni 16, 2009
Sekolah Dibubarkan, Seluruh Siswa Tak Lulus
Surabaya - Lantaran seluruh siswa kelas tiga dinyatakan tidak lolos ujian nasional, Sekolah Menengah Atas Wali Songo ditutup. Sekolah di jalan Simo Jawar ini menyatakan tidak menerima siswa lagi untuk ajaran pendidikan tahun mendatang. “Sekolah kami telah dipermalukan,” kata
Wakil Kepala Sekolah Ishaq Isoe Maloko, Senin (16/6).
Dinas Pendidikan Kota Surabaya, sehari sebelumnya, menyatakan seluruh siswa kelas tiga program Ilmu Pengetahuan Sosial di SMA Wali Songo tidak lulus ujian nasional. Hasil nilai akumulatif ujian nasional
untuk seluruh siswa menempatkan posisi sekolah ini dalam urutan ke 140 dari 142 sekolah dengan jurusan IPS di Surabaya.
Ishaq berdalih penyebab ketidaklulusan anak didiknya disebabkan nilai pada mata pelajaran Sosiologi yang jeblok. “Semua di bawah standar, 5,00.” Padahal untuk mata pelajaran lain, semisal Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, ataupun Geografi, cukup bagus. Yakni, rata-rata memperoleh di atas 5,00, kata dia menambahkan.
SMA Wali Songo Surabaya didirikan pada tahun 1989 lalu. Sejak dibangun, kata Ishaq, sekolah ini banyak menampung anak-anak dari keluarga tidak mampu. Lantaran konflik yang terjadi pada manajemen
yayasan ini, sejak tahun 2008 lalu, sekolah ini tak lagi memiliki siswa kelas I dan II. “Mereka keluar semua dan pindah ke sekolah lain,” kata Ishaq.
Sebelas orang siswa yang kini dinyatakan tidak lulus merupakan sisa dari 20 siswa kelas tiga yang masih bertahan. “Tahun depan tidak akan menerima siswa lagi,” kata dia.
Sekretaris Komisi Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya Muhammad Alyas mengaku prihatin dengan buruknya hasil ujian nasional SMA saat ini. “Anggaran pendidikan selama ini dipakai apa?,” kata dia mempertanyakan.
Padahal, lanjut dia, pemerintah kota telah menganggarkan dana yang cukup besar untuk biaya pendidikan. Selain itu, dalam beberapa kali pertemuan dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Komisi berkali-kali mengingatkan agar membekali para guru sekolah untuk mempersiapkan anak
didiknya menghadapi ujian nasional.
Wakil Ketua Komisi, Baktiono mengatakan Komisi berencana mememita penjelasan terkait jebloknya nilai ujian nasional di Surabaya. Selama ini, Dinas Pendidikan lebih banyak menyalahkan pihak sekolah ketika
nilai ujian nasional buruk dan jeblok.
from : www.forumkami.com
Selengkapnya...
Kamis, Mei 21, 2009
SBY Kedatangan Tamu Misterius

Awalnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak mengenal tamu misterius yang dipersilakan masuk oleh presenter Rieke Amru pada acara peringatan puncak Hari Kebangkitan Nasional di The Hall, SCTV Tower lantai 8, Senayan City, Rabu (20/5) siang. Namun, ketika sang tamu misterius mulai mendekati panggung, baru SBY menyadari bahwa tamu itu adalah Ibu Sribanon, guru SD-nya dulu ketika masih di Pacitan, Jawa Timur.
SBY terlihat tidak bisa menyembunyikan rasa harunya ketika bertemu langsung dengan Ibu Sribanon. Dengan suara terbata-bata, SBY menjelaskan bahwa Ibu Sribanon adalah salah seorang guruny semasa di SD Purwoasri, Pacitan. "Ibu Sribanon inilah salah seorang guru yang mengantarkan saya bisa menjadi seperti sekarang ini. Matur nuwun sanget (terimaksih banyak; red)," kata SBY kepada Ibu Sribanon.
"Ibu telah membimbing saya, semoga semangat seperti ibu bisa dicontoh dan diteruskan. Yang dengan ikhlas mendidik dan menjalankan profesi guru sebagai bentuk ibadah," ujar SBY. "Tapi, dulu saya bukan termasuk murid yang nakal kan Bu," canda SBY yang dibalas Ibu Sribanon dengan gelengan kepala.
Sama seperti SBY, Ibu Sribanon juga tidak kuasa menahan rasa haru. Beberapa kali dia mengusap-usap air matanya. "Mas Sus (panggilan akrab SBY semasa kecil;red) ini dulu murid yang menyenangkan dan murid yang paling necis," kata Ibu Sribanon disambut gelak tawa hadirin. "Saya bangga, gembira, jika teringat pada masa lalu. Di sekolah, Mas Sus sudah terlihat sekali jiwa kepemimpinannya. Dia selalu memimpin murid-murid yang lain untuk memberikan hormat kepada guru," Sribanon menambahkan.
Kepada SBY, Ibu Sribanon menitipkan pesan bahwa menjadi presiden itu bukan kehendak pribadi karena itu adalah cita-cita, rida dari Allah, dan karena pendukung. "Setiap habis salat saya selalu berdoa agar Mas Sus menjadi pemimpin yang bijak, adil, dan amanah. Beneran, ini tidak bohong," ujar Ibu Sribanon yang langsung diaminin SBY.
Ketika ditanya apakah masih menyimpan buku rapor SBY, Ibu Sribanon menjawab ia memang masih menyimpan buku rapor murid kesayangannya itu. Para undangan yang hadir tertawa geli ketika melihat buku rapor atas nama Susilo Bambang Yudhoyono tersebut ditayangan dalam big screen, lengkap dengan nilai-nilai pelajarannya waktu itu.
Selengkapnya...
Senin, April 13, 2009
Caleg Tangerang Stress Mengemis Dijalan Meminta Kembali Uangnya
Seperti yang sudah diperkirakan, sehabis Pileg 2009 bakal banyak caleg yang mengalami stress berat alias ngak waras !!!
Weleh kasihan, apa motivasinya ya…sampai stres begitu ?
Seorang caleg dari daerah pemilihan Tangerang sampai merangkak dipinggir sambil menjulurkan tangannya meminta-minta uangnya dikembalikan dijalan ( lho siapa yang ngambil uangnya ya ? ).
Peristiwa mengenaskan ini terjadi di Perumahan Alam Sutera, Tangerang dan sang caleg yang tinggal dikomplek tersebut dengan hanya mengenakan celana pendek mengamuk dijalan dan marah-marah meminta-minta kembali uangnya, hal ini terjadi setelah beberapa saat mengetahui hasil perhitungan suaranya dibeberapa TPS dengan perolehan yang sangat minim. Warga yang menyaksikan ulah caleg stress tersebut tidak ada yang berani mendekati dan hanya melihat dari kejauhan saja, bahkan caleg stress tersebut melempari warga dengan cangkir.
Beberapa warga akhirnya memberitahu kepada keluarga caleg stress tersebut, karena dikhawatirkan mengamuk dan mencelakai orang-orang disekitarnya dan akhirnya dibawa pulang oleh keluarga caleg stress tersebut…
from : forumkami.com
Selengkapnya...
Kamis, Maret 19, 2009
Noize - Hentikan (Ft. BT_Noid) from angga arista nebal 2002
Noize - Hentikan (Ft. BT_Noid)
from angga arista nebal 2002
silahkan download lagunya ;
http://www.ziddu.com/download/3924335/Noize-HentikanFt.BT_Noid.mp3.html
Selengkapnya...
Selasa, Maret 17, 2009
Ada Band - Armada Masa Depan
Indah persahabatan
Ta pernah hilang di memori ini
Tertawa bersama
Meski selali diiringi oleh kesedihan
Penuh warna
Bila tlah dewasa
Terkadang kita kekanak-kanakan
Selalu berkhayal
Namun melangkah dengan cita - cita yang mulia
Anugerah sang kuasa
Reff :
Kitalah armada masa depan
Yang akan mengukir dunia
Raih semua bintang
Dan tebarkan sinarnya terangi semesta
Takkan dipungkiri
Nanti kita akan menjadi tua
Jangan dibiarkan bergulirnya waktu
Hanyalah memakan usia
Tak jelas tujuannya
Bridge :
Hempaskan ragu dan kegalauan
Gapailah semua angan mimpimu
Cerahnya hari bila tercipta
Maha karya anak manusia
Koleksi Ada Band yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Ada Band - Armada Masa Depan
Gambar Artis Indonesia
Selengkapnya...
Cuek Tapi Ada Sesuatu…..?
Nasibnya sama dengan kemarin menyapanya dengan tanpa mengeluh mengiringi langkah-langkah lelaki itu dimana telah menanti tanggung jawab siap tuk di pikul. Temen-temennya biasa memanggilnya Bagus ia memilki Tubuh yang kecil dan mata yang sipit persis anak keturunan Tio Hoa padahal ia asli keturunan tanah Jawa, namun sayang kulitnya hitam legam mirip orang negro.
Dengan sepeda motor kesayangannya ia melaju merayapi jalan yang berliku karena medannya tanah-tanah licin penuh batu-batu kerikil tajam menantang dipagi buta itu. Bagus mencium segarnya udara menusuk sela-sela lubang hidungnya, sesampai di tikungan terdengar klakson berteriak seakan menyuruh ia berhati-hati dan mata sipitnya makin menciut menyorot tajam bersiap-siap untuk menghindari tabrakan, maklum namanya juga di pingiran ibukota.
Bagus bergegas menuju ruang loker namun sesampainya ia merogoh-rogoh kantong celana jeansnya yang udah berubah warna karena sebulan belum cuci. Sejenak lelaki itu termenung ternyata ia lupa membawa kunci lokernya.
“ki, gw titip tas gw dong ” katanya, agak memelas.
“dasar pelupa, taruh disini” sahut Eki.
“thanks ki.”
“Gus, Jadi ga ke kosan gw?”
“Sip.. tapi gw balik dulu, terus baru ke tempat lu.”
“gw tunggu lu!”
“yap ! ”
Dengan tersenyum, Eki menatap wajah sang amnesia yang berlalu meninggalkan loker dan ini bukan kali pertama terjadi.
Sorenya.
“ki... ki...” panggilnya, sambil membuka pintu kamar temennya.
“masuk gus, mau minum apa? Jeruk, Kopi atau teh hangat” tawar Eki langsung.
“ah.. kaya tamu jauh aja gw, udah ga usah.”
“ya udah bikin kopi aja ya biar ga ngantuk, ok.” Rayu Eki.
“terserah lu aja deh!”.
Sedang asik mengobrol tiba-tiba di balik daun pintu nampak sesosok Hendri, sang Raja jahil yang udah banyak memakan korban.
“Woii... ngapain lu berduaan di kamar?” mengagetkan.
“Dri.. Dri... kebiasaan lu ga hilang-hilang, sini gabung.” Dengan reflek menatap Hendri
Menurut fakta memang terbukti benar kalo yang biasa cowok obrolin tuh gak jauh seputar Olahraga, Film dan pastinya tentang cewek seperti yang sekarang lagi mereka debatkan di kamar. Diantara mereka, Hendrilah yang terdepan soal memikat cewek karena kini tinggal menunggu waktu yang tepat untuk melakukan kewajiban sebagai orang dewasa yaitu Married.
******
“Gus.... Gus....” Eki mengajaknya bicara namun tak ada jawaban dari temennya itu. Eki agak kesal lantaran dicuekin sambil menatap temennya itu penuh dengan pertanyaan sebab pandangannya hanya berpusat pada satu titik yang ada di seberang jalan. Mulus kulitnya sepeti kertas putih tanpa tinta yang menari di atasnya, hitam matanya pasti menusuk hingga menembus dinding-dinding hati setiap para pria yang memandangnya, jika gadis itu tersenyum seolah menawarkan kebagahiaan, helai rambutnya yang tak sampai menyentuh bahu mencerminkan ia sebagai seoarang gadis tomboy. Seketika Bagus mulai tersadar, ada bau-bau apek yang tercium olehnya dan ternyata berasal dari temen yang ada di sampingnya sebab Eki belum mandi sepulang kerja. ” woi.. mandi lu asem banget kalah nih terasi sama badan lu” suruh Eki. Usut punya usut ternyata Bagus diam-diam terpesona oleh Resty yang kos bertetanggaan sama Eki, mereka berniat menyusun rencana.
“Ki, gw bisa dapetin perhatian dalam waktu 2 minggu” Janji Bagus.
Diakuinya, ia ngejomblo hampir 1 tahunan ini karena pernah patah hati oleh mantannya dulu, tanpa alasan pacarnya meninggalkan ia begitu saja bersama teman satu tongkrongannya padahal ia masih sayang banget dan itu amat melukai perasaannya hingga butuh waktu lumayan lama untuk melupakan itu semua, ia kini mulai jatuh hati lagi pada cewek tomboy itu. Ia berharap bisa melupakan pahitnya yang dirasakan setelah beberapa tahun lalu. Tujuan Bagus menyusun rencana sesungguhnya agar ia dapat mengerti sifat si cewek itu sebelum mengutarakan isi hatinya mungkin juga dibayang-bayangi rasa cemas yang begitu besar karena takut nanti terluka dan menyesalinya untuk kesekian kali.
Rencana pertama Bagus, mendekati ibu kos agar mau mendukungnya itupun tanpa sepengetahuan Resty. Dan rencana pertama berjalan lancar. “ yang penting niat kamu baik dan jangan sampai merusak kepercayaan ibu ke kamu, Ibu pasti ngijinin kamu main kemari” pesan Ibu kos. Namun dengan beberapa syarat yang harus di sepakati seperti: ia harus pulang ga boleh lebih dari jam 10 malam.
Yang kedua, Setiap Bagus berpapasan muka dan berperang mata ia hanya menebar senyum kecil tanpa ada satu katapun keluar dari mulutnya. Bukan berarti Bagus dingin akan cewek tapi ini semata-mata demi strategi untuk sementara waktu. Tak terasa waktu hampir mendekati 2 minggu tinggal beberapa hari lagi, Bagus mulai lebih sering mendekatinya. Tak jarang mereka mengobrol berdua, itu yang membuat Resty menaruh penasaran cukup besar bergejolak dalam hatinya “Bagus tuh seorang cowok seperti apa sih? Kalo ketemu kadang dia cuma senyum doang” pikir Resty dalam hati.
Sampai rencana terakhir masih berjalan lancar, disini Bagus mendatangi Resty dengan alasan menjenguknya dimulai sedikit agak berbasa-basi ia mulai mengajaknya mengobrol. Bangku dan meja serta pajangan yang menghiasi ruang tamu umum menyaksikannya. Seperti terdorong oleh kekuatan yang tak tau darimana asalnya, dirasakan Resty saat mengetahui Bagus sengaja menemuinya.
“Res, aku denger kamu sakit!” Bagus mulai menunjukkan perhatiannya.
“ya nih mungkin aku kecapean kerja aja kali.” Jawab Resty dengan wajah yang tampak agak pucat.
“Udah ke dokter belum?”
“kayanya gak perlu ke dokter deh cuma butuh istirahat aja.”
“ya udah, aku minta maaf kalo aku ganggu waktu istirahat kamu, nih aku bawa buah-buahan buat kamu, aku doain deh semoga cepet sembuh. Jangan lupa yach dimakan buahnya.”
“ga kok kamu ga ganggu kebeneran aku baru aja bangun. Oh ya.. thank’s buahnya.”
Rasa penasaran Resty makin bertambah “kok Bagus perhatian ya ma gw padahal gw lihat dia tuh orangnya cuek” sejenak Resty termenung “atau ber..a..rti ada sesuatu…?”
Sama halnya dengan yang Bagus alami Resty memutuskan hubungan sang pacar belum lama ini sebab pacarnya terlalu egois untuk saling berbagi rasa. Makanya Resty masih belum bisa menerima yang lain untuk mengisi ruang dalam hatinya, dia butuh waktu untuk melupakannya.
Di tempat Eki, ia melihat Resty berdua sama Zakir yang juga satu kerjaan sama mereka, Bagus menahan sekuat tenaga api cemburu yang mencoba menghanguskan hatinya. Resty banyak di kenal di tempat kerjanya karena kantor mereka juga bertetanggaan. Gak heran mengapa Resty begitu dikenal sebab wajah manisnya itu banyak dikagumi oleh cowok yang melihatnya. Hampir aja Bagus menyerah tapi Eki kembali mengingatkan bagus “ingat gus waktu lu 4 hari lagi”
Sehabis kejadian itu Bagus tak pernah menampakkan batang hidungnya di sana. Pikir Eki ia udah menyerah, sehari ini Bagus terlihat lemah di kantor mungkin Resty yang menggangu pikirannya. Namun perkiraan tentang Eki semua salah, ia tak pernah datang karena memang ini salah satu bagian dari rencananya dan mengapa ia terlihat lemah itupun karena kondisi badannya yang sedang kurang fit. Ada pekerjaan yang harus ia selesaikan dan belum juga rampung akibatnya ia nampak agak stress.
Resty tak mengerti mengapa ia belakangan hari ini gelisah tak menentu. Mungkin bisa dibilang dikarenakan hari ini tidak melihat Bagus nongkrong di sebelah, diam-diam Resty juga memperhatikan Bagus dari kejauhan. Lidah enggan berbicara, tangan halusnya hanya sanggup menggerakkan pena yang biasa ia tumpahkan dalam diary selalu bercerita tentang apa yang ia alami setiap detik. Diary menjadi satu-satu teman yang dipercaya bisa menjaga rahasia hidupnya. Daun Telinga terasa hampa gak ada suara-suara gitar mengalun dari tempat Eki. Dan mata birunya tak kuasa menolak untuk terpejam menanti Bagus di taman mimpi.
*****
Hujan berhenti turun membasahi bumi, genangan-genangan kecil tertinggal mengisi jalanan aspal. Resah dan gelisah mengeluti jiwanya menunggu angkot tak kunjung lewat. Dari kejauhan tampak sesosok lelaki mengendarai sepeda motor bututnya warisan bapaknya yang katanya pernah jadi sepeda motor idaman semua pria jaman itu. Bagus tak segan lagi membelah dinginnya malam tak peduli jalanan licin. Dilihatnya Resty sendirian di halte Bagus langsung menghampiri tepat di depannya menawarkan tumpangan. Resty menerima tawarannya dan gak sadar ia memeluk Bagus sebab tak tahan udara malam yang semakin menusuk kulitnya. Di atas dua roda mereka melaju kencang di tengah kota sebab jalanan terlihat sepi oleh berbagai macam kendaraan dan tak terdengar klakson-klakson yang jika pagi datang meramaikan sepanjang jalan ini. Malam bertambah indah di hiasi lampu-lampu kota menerangi sudut-sudut pinggiran jalan yang dilaluinya. Tak terasa mereka tiba di gerbang pintu kos-kosan Resty.
“Makasih ya, udah mau memberikan tumpangan buat aku !” dengan senyum kecil telah terbentuk di wajah si tomboy.
“Biasa aja lagi, lagian kita ‘kan tetanggaan. Kalo setiap pulang kerja aku jemput aku ga keberatan kok” tawar Bagus.
“Aku merasa ga enak ngerepotin kamu Gus dan aku juga takut ada yang marah kalo liat kita”.
“Aaaku.. mana ada yang mau ma cowok kaya aku, Res. Justru aku malah seneng bisa jemput kamu”.
Resty nambah salah tingkah atas jawaban Bagus. Bagus mengajak Resty nonton malam minggu besok.
“Res, kamu ada acara gak besok malam?”
“Mang napa, kamu mau ngajak aku jalan” terka Resty.
“iya, itupun kalo kamu ada waktu, Aku mm..mo nga..jak kamu nonton, mo ga?” sedikit terbata-bata.
“Sebenarnya sih aku lagi ga mo kemana-mana ta..pi... bt juga sih di kamar aja. Ya udah, ingat kamu jemput aku jam 7 jangan pake telat. Ok!”
“Sip jam 7 ya, aku jemput.”
Detak jarum jam tangan Bagus menunjukkan pas pukul 7 WIB. Bagus tepat berdiri di depan pintu gerbang dengan setangkai mawar merah dalam genggaman tangan kiri bersembunyi di balik punggung siap dipersembahkan tuk gadis tomboy yang akan di ajaknya kencan malam itu.
“Assalamualaikum..” sambil mengetuk pintu.
“Walaikum salam. Krrtak..” di bukanya pintu bersamaan dengan muncul sesosok perempuan setengah baya yang di kenal sebagai ibu kos.
“Maaf bu, ada Resty, saya juga ingin meminta ijin malam ini saya berniat mengajaknya makan malam di luar.”
“Boleh saja, tapi ingat jangan lewat jam 10 ya. Resty ada di kamar, silahkan masuk tunggu di ruang tamu.”
“Ga usah biar saya tunggu di teras aja”
“Ya sudah sebentar saya panggilkan Resty.”
Tercium wangi Resty yang semakin mendekat, mengenakan baju ala lelaki plus celana jeans yang selalu dipakai setiap dia berpergian.
“Gus, udah lama nunggu yach.” Tanya Resty
“ah .. ga kok, aku baru aja datang.” Sambil memberikan setangkai mawar yang sudah disiapkan “ini buat kamu..”
“Ini tuk aku Gus, memangnya kamu mo ngajak aku kemana sih?”
“Tar juga kamu tau, ya udah yuk tar kemalaman.”
Tiap sudut ibukota telah mereka kelilingi, akhirnya mereka singgah di Café itu. Setelah lelah berkeleling Bagus memesan menu makanan special dan 2 segelas es jeruk yang terkenal dari Café itu. Ditambah musik romantis dari penyanyi Café yang sengaja dia request untuk menghangatkan suasana. Canda tawa mengiringi obrolan mereka sehingga tak tampak wajah-wajah bt dan monoton, mungkin mereka bisa dibilang satu hati sebab banyak pemikiran mereka yang sama seperti masalah memilih teman. Saking asiknya mereka berbincang detak jarum jam tak terasa hampir menunjukkan jam 10. Bagus tak mau mengingkari janjinya, ia akhirnya mengantar Resty tepat waktu sampai depan gerbang pintu kos.
*****
Mereka telah saling mengenal itu menandakan bahwa Bagus punya harapan tuk menyatakan perasaannya. Karena Minggu besok hari terakhir untuknya, lalu Bagus mengirim sms “ Res, besok aku mau ngajak kamu ke suatu tempat dimana kamu belum pernah kesana sebelumnya, nanti aku jemput.” Wajah Resty tersenyum dan itu berarti dia setuju.
Deru suara mesin motor Bagus telah terdengar di depan pintu. Tanpa berbasa basi mereka melaju diantara macetnya kota Jakarta yang dipenuhi mobil angkutan yang terkadang berhenti disembarang tempat membuat kota Jakarta tambah semraut. Bagus mengajaknya ke tempat yang jauh dari hiruk pikuk dan asap-asap kendaraan yang mengotori udara dan menyesakkan nafas. Beningnya air masih nampak jernih tanpa ternoda oleh tangan-tangan jahil ,setets air terjatuh beriringan ke lembah mengikuti dendangan irama kicau sang burung di alam bebas. Dedaunan bergoyang lembut menari bersama tarian angin.
“Wah... indah bange...t”
“Kamu suka tempat ini?”
“Ternyata alam tuh dapat membuat hati kita tenang dan damai yach Gus.”
Tiba-tiba Bagus memegang jemari Resty dan menatapnya dengan penuh harapan “Res,
ijinkan aku mengutarakan sesuatu dan alam yang indah ini biar menjadi saksi perkataanku.”
“memang apa yang mau kamu katakan!” agak penasaran.
“aku berharap, aku boleh mengisi satu ruang disudut hati kamu, yang akan selalu aku sirami dengan kasih sayang.”
“Gus, kenapa kamu yakin kalo aku orang yang tepat untuk hal itu?”
“Res, aku sayang kamu bukan hanya karena wajahmu yang cantik tapi juga karena hatimu yang bijaksana dan dewasa dalam berpikir, itu yang membuat aku kagum dan yakin itu adalah kamu.”
(Ia tak menjawab hanya melontarkan sebuah Senyuman yang membelah suasana seolah menjadi jawaban atas ketegangan perasaan Bagus). Bagus berteriak sempat mengagetkan Resty “ Hai alam dengar sumpahku takkan kubiarkan dia mengeluarkan airmata . Hati mereka kini menyatu dalam udara dan waktu.
Selengkapnya...
Minggu, Februari 22, 2009
Hijau Daun - Cobalah
Cobalah hentikan langkahku
Kau coba lagi hentikan aku
Ku tak pernah tau keinginanmu
Dan tak pernah tau arah hatimu
Ku coba pahami langit
Kau cobakan lagi pijaki bumi
Diatas hatiku ku tinggikanmu
Diatas hatimu kau rendahkanku
Ku tau semua berubah
Engkaupun tau semua berubah
Kau tanyakan lagi keteguhanku
Dan dapat rasakan keraguanmu
Dan coba kau tanya seluruh alam
Apa yang kau tanya kan ku lakukan
Apa yang kau rasa kan kumimpikan
Aku menunggumu di atas hatiku
Dan coba lihat apakah jawabnya
Mungkinkah kau temu di sudut malam
Apa yang kau tanya tlah kulakukan
Aku menunggumu… masih menunggu…
Koleksi Hijau Daun yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Hijau Daun - Cobalah
Busby Seo Test
Selengkapnya...
Sabtu, Februari 21, 2009
Waspadalah! Pabrik Narkoba Ada di Lingkungan Kita
Digrebeknya pabrik sabu-sabu di Perumahan Citra Raya, tepatnya di Blok C10 No. 12 di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, dengan gudang penyimpanan di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, kembali mengejutkan kita sekaligus makin membuka mata kita bahwa pabrik narkoba saat ini sudah berada di lingkungan kita. Sinyalemen bahwa Indonesia saat ini bukan saja merupakan wilayah transit narkoba melainkan sudah menjadi wilayah produksi narkoba nampaknya telah terbukti. Hari demi hari semakin banyak saja pabrik narkoba mulai pabrik ecstasy sampai pabrik sabu-sabu ditemukan di sekitar kita.
Penemuan pabrik narkoba berupa ecstasy dan shabu-sabu akhir-akhir ini dapat diringkaskan sebagai berikut:
2002. Kita telah digegerkan dengan penemuan pabrik ecstasy terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di Jalan Hasyim Azhari No 26 Cipondoh, dan Jalan Imam Bonjol No 79 A Karawaci, Kota Tangerang.
2003. Ditemukan dua pabrik ecstasy di Jalan Listrik V Dalam, Kwitang, Jakarta Pusat, dan Kompleks Angkasa Pura Jalan Tebing RT 004 RW 07, Kemayoran, Jakarta Pusat.
2004. Digrebek pabrik ecstasy di Ruko Palem Lestari Blok B-16, Cengkareng, Tangerang.
2004 (November). Aparat Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya bekerja sama dengan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia berhasil mengungkap tempat pembuatan pil ekstasi dan sabu di Jalan Bedugul, Ruko Daan Mogot Blok I A, Cengkareng, Jakarta Barat.
2005 (April). BNN dan polisi berhasil menggrebeg pabrik ecstasy di Cileungsi dengan menangkap lima tersangka ; Hans Filip,Bertje,Bangkit,Sutaman dan Harwanto
2005 (November). Ditemukan pabrik ecstasy terbsar ketiga di Asia di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang
2005 (November). Ditemukan rumah sarang walet yang diduga digunakan sebagai pabrik ecstasy di Jalan Metro, RT I RW 12, kelurahan Sisir, Kota Batu, Malang, yang merupakan cabang dari pabrik ecstasy di Jawilan, Serang.
2005 (November). Polri menggrebeg pabrik ecstasy di Banyuwangi, Malang, Surabaya berhasil menangkap 5 orang tersangka 4 warga negara Indonesia, seorang lagi warga negara Belanda bernama Richard yang sekarang masih buron. Jaringan perdagangannya meliputi Hongkong, Singapura, Malaysia.
2005 (Desember). Polisi menggrebek sebuah ruko di Kawasan Pinangsia, Cibodas, Tangerang yang digunakan sebagai tempat penyulingan sabu-sabu cair yang disamarkan seolah-olah tempat pembuatan parfum..
2006 (Januari). Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Banten menemukan satu set mesin pencetak ecstasy dan bahan pembuat pil ecstasy di sebuah gudang di Kibin, Serang, Banten. Pabrik ini mampu memproduksi dua juta butir pil ecstasy per jam.
2007 (September). Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya dan Kepolisian Resor Banyuwangi, Jawa Timur, menggerebek sebuah rumah mewah milik Siswo Prawiro, 48 tahun, di Perumahan Pesona Mendut Regency Blok A 3-4,Kecamatan Banyuwangi, yang diduga sebagai pabrik pembuat narkoba jenis sabu-sabu. Dari hasil penggerebekan, ditemukan shabu-shabu siap edar sebanyak 5 kilogram beserta alat-alat produksi.
2007 (Oktober). Tim gabungan Bareskrim Mabes Polri serta Badan Narkotika Nasional menggerebek tiga lokasi yang digunakan sebagai tempat pembuatan shabu di Batam, Kepulauan Riau, Senin (22/10). Diduga lokasi ini merupakan pabrik shabu terbesar yang ditemukan di Indonesia. Lokasi yang digerebek adalah rumah toko (Ruko) Hopseng, Taman Niaga, dan Hijrah Karya Mandiri yang semuanya ada di kawasan Batam Center.
2008 (Desember). Polisi menggrebek Komplek Taman Palem Lestari Blok A 10 No 2 RT 06/16, Cengkareng, Jakarta Barat yang digerebek oleh Direktorat Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri pada Kamis (18/12).
2008 (Desember). Sebuah kamar di apartemen Mediterania, Gajah Mada, Jakarta Pusat digerebek aparat Polri. Hasilnya ditemukan bahan baku pembuat sabu-sabu seberat 4 kilogram.
2009 (Februari). Penggrebekan pabrik sabu di Perumahan Citra Raya, Blok C10 No. 12, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dan gudangnya di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang
Data di atas hanya sebagian saja dari penemuan dan penggrebekan pabrik ecstasy dan sabu oleh BNN dan Polri yang saya sajikan. Tujuan dari penyajian data di atas adalah untuk memberikan pemahaman kepada kita semua bahwa pabrik narkoba benar-benar telah berada di lingkungan kita. Hal tersebut memberikan ancaman yang sangat menakutkan bagi kita dan anak-anak kita. Saya tidak dapat membayangkan, apabila pabrik narkobanya saja sudah berada di sekitar kita, tentu perdaran narkoba itu tanpa kita sadari (bisa jadi) sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan kita.
Saya sangat mendukung pemberlakuan hukuman mati bagi para pengedar narkoba, apalagi pemilik pabriknya. Bahaya yang mereka berikan berupa kerusakan generasi penerus bangsa sangat membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara kita. Hukuman mati bagi mereka saya rasa merupakan hukuman yang setimpal dengan perbuatan yang mereka lakukan.
Partisipasi Aktif Masyarakat Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Pengungkapan Kasuh Narkoba
Mengingat betapa pabrik narkoba telah berada di sekitar kita maka sudah saatnya kita sebagai masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pengungkapan kasus narkoba. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, kita dapat melakukannya melalui pemberian perhatian kepada anggota keluarga kita dan diperluas sampai ke lingkungan sekitar rumah kita. Apabila kita menemukan anggota keluarga atau warga di sekitar lingkungan kita yang mengkonsumsi narkoba, kita harus berani memberikan teguran dan mengingatkan bahwa hal tersebut tidak baik untuk dilakukan. Apabila kita menemukan anggota keluarga kita atau orang di sekitar kita yang menjadi pengedar narkoba (walupun kelas teri) tidak ada salahnya kita melaporkan kepada kepolisian atau memberi informasi kepada BNN.
Narkoba memang tidak memberikan kerusakan seperti pemboman. Akan tetapi, dampak kerusakan yang ditimbulkan narkoba berupa kerusakan jangka panjang dengan skala kerusakan yang jauh lebih luas. Oleh karenanya, marilah kita berpartisipasi aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan membantu BNN mengungkap kasus narkoba dengan melaporkan kepada kepolisian apabila ada kegiatan yang mencurigakan di sekitar kita. Siapa tahu, apa yang kita curigai itu ternyata adalah pabrik narkoba.
from : BangunBanten.com
Written by Moh Arif Widarto on February 20th, 2009
Selengkapnya...
Kamis, Februari 12, 2009
Sabtu, Februari 07, 2009
Koleksi Foto SMU Nebal




Buat temen-temen yang punya photo kenangan waktu dulu masih di smu nebal bisa kirim ke blog AlumniNebal ini, insya allah akan kami tampilkan.
Tanks'
Moderator.
Selengkapnya...
Kamis, Januari 29, 2009
Saat Terakhir (ST12)
Saat Terakhir
oleh: ST12
Tak pernah terpikir olehku
Tak sedikitpun ku bayangkan
Kau akan pergi tinggalkan kusendiri
Begitu sulit kubayangkan
Begitu sakit ku rasakan
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
Dibawah batu nisan kini
Kau tlah sandarkan
Kasih sayang kamu begitu dalam
sungguh ku tak sanggup
Ini terjadi karna ku sangat cinta
*Inilah saat terakhirku melihat kamu
Jatuh air mataku menangis pilu
Hanya mampu ucapkan
Selamat jalan kasih
#Satu jam saja kutelah bisa cintai kamu;kamu;kamu di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
Satu jam saja kutelah bisa sayangi kamu... di hatiku
Namun bagiku melupaknmu butuh waktuku seumur hidup
di nanti ku......
reep:*
# 2x
hoooo....wouwo....
from :kapanlagi.com
Selengkapnya...
Mahasiswi Lelang Keperawanan Untuk Biaya S2
(ANTARA News) - Penawaran dalam lelang keperawanan seorang mahasiswi S2 di Amerka Serikat kini telah mencapai angka 3,7 juta dolar AS (sekitar Rp40 miliar).
Seperti diberitakan situs berita Telegraph, Natalie Dylan (22) melelang keperawanannya untuk membayar ongkos kuliah S2 prigram studi Terapi Keluarga dan Pernikahan.
Saat lelang tersebut mulai mendapat sorotan pada bulan September tahun lalu, tawaran tertinggi adalah 243 ribu dolar AS (sekitar Rp2,5 miliar) dan sejak itu angka penawaran meroket.
Sudah 10 ribu pria yang menawar untuk bersetubuh dengan Dylan.
Warga San Diego, California itu memegang gelar S2 bidang studi perempuan. Dia membantah lelang tersebut merendahkan diri sendiri.
Dylan mengemukakan lelang itu dia selenggarakan setelah kakaknya, Avia, (23), membiayai kuliah dengan bekerja selama tiga pekan sebagai pelacur.
Menurut dia, ada berbagai jenis pria yang memberikan penawaran. Ada yang "aneh", "yang menggambar secara jelas apa yang ingin mereka lakukan" dan "banyak penawaran yang sopan dari pengusaha kaya."
Dylan mengatakan dia siap melakukan uji medis jika ada yang meragukan keperawanannya.
"Ada beberapa pria yang jelas-jelas ingin mencari kekasih tetapi saya jelaskan kepada mereka bahwa ini cuma tawaran untuk hubungan semalam saja."
"Saya tahu banyak orang akan mengutuk saya karena ini tabu, tapi itu tidak masalah buat saya."
"Kuliahku benar-benar otentik karena itu saya melelang keperawanan tapi saya tidak menjual diri dan saya tidak mengambil untung apapun dari hal ini."
"Saya kira saya maupun orang yang mendapat keperawanan saya akan mendapat manfaat besar dari transaksi ini."
Lalu dia mengatakan "Aneh juga kaum pria mau membayar sangat tinggi untuk keperawanan padahal hal itu sekarang tidak lagi terlalu punya nilai."(*)
COPYRIGHT © 2009
Selengkapnya...

